Yusril Ihza Mahendra semakin sering diundang Jadi khatib salat Jumat. Ia pun memanfaatkan momentum ini untuk mendekatkan diri dengan masyarakat.
Yusril menyatakan maju Bagaikan bakal calon gubernur untuk Pilkada 2017. Namun sebelum berstatus bakal calon gubernur, pria asal Manggar, Belitung Timur, Itu sudah sering membagikan khotbah Jumat di berbagai daerah.
"Hanya, di saya Jadi (bakal) calon gubernur begitu mencuri perhatian masyarakat. Kesempatan ini saya manfaatkan untuk bersosialisasi," Perkataan Yusril usai Jadi khotib di Masjid Nurul Iman, Blok M, Jakarta Selatan, Jumat (25/3/2016).
Yusril sudah beberapa kali Jadi khatib di Masjid Nurul Iman. Saking seringnya, ia mengetahui sejarah masjid ini berdiri.
Yusril Menyebut, pedagang dengan cara swadaya membangun masjid ini. Sebab, tak ada anggaran dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk membangun masjid. "Semua pedagang kecil dan menengah bersatu membangun masjid ini," ujar dia.
di khotbahnya, Yusril mengulas soal imman. Yusril Menyebut, iman kepada hari akhir mengingatkan kita akan perbuatan manusia di Global akan mendapat balasan. Segala sesuatunya akan dimintai pertanggungjawaban.
Pria yang menyandang gelar Datuk Maharajo Palinduang itu jelaskan mengenai pentingnya berbuat bagus kepada siapa pun. Meski setiap orang bagus tak Bisa dipastikan bernasib bagus.
"Orang bagus belum tentu bernasib bagus. Orang Dursila belum tentu bernasib malang," ujar Ketua Generik Partai Bulan Bintang Itu.
Yusril cukup memikat perhatian warga. Pantauan Metrotvnews.com, usai salat Jumat, Yusril meladeni antrean warga yang ingin foto bersama. Lalu, ia masuk ke ruangan untuk berbincang dengan pengurus masjid.
Mantan Menteri Kehakiman dan HAM itu makin gencar Menelusuri dukungan. Selain bertemu langsung dengan masyarakat, ia juga rutin silaturahmi dengan tokoh politik.
S : metrotvnews.com

0 Response to "Strategi Jadul Para Elite Politik dalam mensosialkan dirinya tak terkecuali Yusril Izza M"